KACANG HIJAU MENUMBUHKAN RAMBUT

Standar

Ibu-ibu hamil di Indonesia masih mempercayai mitos-mitos yang berkembang di masyarakat. Salah satu mitos tersebut menganjurkan ibu hamil banyak mengkonsumsi kacang hijau dalam bentuk apa pun, misal air rebusan kacang hijau atau bubur kacang hijau, apabila menginginkan rambut bayinya lebat saat dilahirkan.

Mitos mengenai konsumsi kacang hijau untuk menumbuhkan rambut bayi bila ditinjau dari segi kandungan vitamin dan mineral dari kacang hijau itu sendiri sangatlah berkaitan. Kacang hijau yang sering dikonsumsi ibu hamil dalam bentuk sari rebusan kacang hijau maupun dibuat bubur memiliki kandungan vitamin dan mineral yang berpengaruh pada pertumbuhan rambut, seperti kandungan protein, vitamin A, vitamin C, dan zat besi membantu pertumbuhan dan perkembangan folikel-folikel rambut.

Pada saat hamil, kebutuhan gizi meningkat, karena proses pertumbuhan janin dan persiapan menyusui ketika bayi lahir. Namun, bukan berarti ibu harus melipatgandakan makanan dari biasanya. Hal utama bukan kuantitasnya, tapi kualitas dari makanan tersebut. Banyak mengkonsumsi kacang hijau merupakan alternatif baik untuk ibu hamil karena dalam kacang hijau mengandung protein, lemak, vitamin B, vitamin E, zat besi, dan serat.

Kacang hijau merupakan sumber protein nabati dengan kadar protein yang tinggi. Kacang hijau mengandung protein sebanyak 24%, sehingga alternatif terbaik untuk memperoleh protein selain dari ikan adalah dari kacang-kacangan, termasuk kacang hijau. Menurut salah seorang ahli diet asal Chicago, Dawn Jackson Blatner, RD,  rambut tumbuh 1/4 hingga 1/2 inci setiap bulannya. Untuk tumbuh normal, bahan dasar seluruh rambut baru, kulit, dan kuku adalah nutrisi yang kita makan. Blatner mengungkapkan bahwa jika kita makan makanan sehat, sel-sel tubuh akan tumbuh lebih kuat dan sehat, baik di dalam maupun di luar.

Menurut dr. Ida Gunawan, MS, SpGK, anjuran untuk banyak mengonsumsi kacang hijau bagi ibu hamil dan dapat menyebabkan bayi berambut lebat adalah benar. Beliau mengatakan bahwa kacang hijau mengandung hampir semua zat nutrisi yang dibutuhkan untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan folikel-folikel rambut. Khususnya vitamin B, serta beberapa zat mineral seperti kalsium (Ca), fosfor (P), kalium (K) dan seng (Zn).

Vitamin H atau biotin adalah salah satu vitamin B kompleks yang membantu tubuh untuk mengubah karbohidrat menjadi glukosa untuk bahan bakar tubuh. Zinc, mineral penting yang terlibat dalam berbagai aspek metabolisme seluler. Ini juga mendukung pertumbuhan dan perkembangan rambut bayi selama kehamilan, masa kanak-kanak dan remaja.

Intake nutrisi yang tepat dapat mempengaruhi kondisi rambut dan kulit kepala. Konsumsi nutrisi yang dibutuhkan untuk kesehatan rambut yaitu makanan yang mengandung vitamin A, B6, B12, C, asam folat, protein, zat besi, dan zinc.

Kacang hijau mengandung mineral, fosfor, kalsium, vitamin (A, B1, dan C), serta beberapa mineral yang penting bagi tubuh. Kandungan kacang hijau seperti protein, vitamin A, vitamin C, dan zat besi membantu pertumbuhan dan perkembangan folikel-folikel rambut,sehingga jika ibu hamil mengkonsumsi kacang hijau, maka janin dalam kandungannya juga mendapatkan nutrisi yang terkandung dalam kacang hijau dan akan merangsang pertumbuhan rambutnya sejak dalam kandungan karena gizi janin tercukupi.

Benarlah mitos yang mengatakan bahwa konsumsi kacang hijau saat hamil dapat melebatkan rambut bayi yang dilahirkan karena kandungan nutrisi kacang hijau yang mampu merangsang pertumbuhan folikel-folikel rambut, bahkan sejak dalam kandungan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s