Teori Motivasi

Standar

Transfer ilmu pengetahuan tanpa adanya aktualisasi dan ekspresi masih bisa dilakukan pada beberapa ilmu sederhana, tetapi tidak bisa disamaratakan pada semua ilmu terutama ilmu sosial. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi proses dan hasil pembelajaran adalah motivasi. Motivasi adalah dorongan yang timbul pada diri seseorang secara sadar atau tidak sadar untuk melakukan suatu tindakan dengan tujuan tertentu.

Motivasi berasal dari 2 sumber, yaitu dari dalam diri sendiri dan dari lingkungan. Empat kategori kondisional yang harus diperhatikan dosen disebut dengan model ARCS, yaitu Attention (menarik perhatian pebelajar dengan menggunakan metode yang bervariasi), Relevance (hubungan antara materi dengan kebutuhan dan kondisi pebelajar), Convidence (menumbuhkan rasa percaya diri dan kompeten dengan adanya keberhasilan yang dicapai peserta didik), Satisfaction (memberikan kepuasan kepada pebelajar dengan menggunakan pujian dan umpan balik).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s