Telaah Jurnal Domestik

Standar

BAB I

PENDAHULUAN

 

A.    METODE PENCARIAN LITERATUR

Pencarian literatur jurnal domestik menggunakan database penelusuran artikel ilmiah google scholar (http://scholar.google.co.id) dengan kata kunci anemia, kehamilan, jawa tengah. Menggunakan kata kunci tersebut didapatkan 664 jurnal atau artikel ilmiah yang ditemukan oleh database penelusuran.

Dalam pemilihan jurnal yang akan ditelaah menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi. Kriteria inklusi yang digunakan yaitu :

  1. Jurnal yang membahas tentang anemia pada kehamilan
  2. Jurnal yang menghubungkan anemia dengan komplikasi yang terjadi

Sedangkan kriteria eksklusi dalam pemilihan jurnal yaitu :

  1. Jurnal dengan tempat penelitian di jawa tengah
  2. Jurnal yang bisa di download PDF full text

dengan menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi tersebut, maka didapatkan jurnal yang di download dari http://eprints.uns.ac.id/107/1/167420309201012551.pdf

B.     ABSTRAK

Latar Belakang: Di Wonogiri, menunjukkan jumlah Angka Kematian Ibu 113,96/100000 KH (2008) dan 100,04/100000 KH (2009). Penyebab kematian maternal salah satu diantaranya karena perdarahan (Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri, 2010). Menurut WHO, 40% kematian ibu di negara berkembang berkaitan dengan anemia dalam kehamilan (Manuaba, 2001). Anemia dalam kehamilan berpengaruh buruk saat kehamilan, persalinan dan nifas. Ibu hamil dengan anemia memiliki kemungkinan mengalami perdarahan postpartum yang disebabkan karena atonia uteri. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian mengenai hubungan anemia dalam kehamilan dengan perdarahan postpartum karena atonia uteri. Metode penelitian: penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah ibu hamil yang bersalin di RSUD Wonogiri. Jumlah sampel yang diperoleh mulai 19 Mei 2010 sampai dengan 10 Juli 2010 sebanyak 34 responden. Variabel bebas adalah anemia dalam kehamilan dan variabel terikat adalah perdarahan postpartum karena atonia uteri. Analisa penelitian dilakukan dengan menggunakan analisa bivariat, dengan uji statistik chi-square. Kemaknaan hasil dilihat dari p value yang dibandingkan dengan nilai α=0,05. Hasil: Dalam penelitian yang dilakukan terdapat 32,4% ibu yang mengalami anemia (Hb <11 gr%), 67,6% tidak anemia (Hb >11 gr%). Ibu dengan anemia dalam kehamilan, 45,5% mengalami perdarahan postpartum karena atonia uteri dan 54,5% tidak perdarahan. Sedangkan ibu bersalin yang tidak mengalami anemia dalam kehamilan 4,3% mengalami perdarahan postpartum karena atonia uteri dan 95,7% tidak mengalami perdarahan postpartum. Hasil uji korelasi chi- square nilai X2 = 8,652; p = 0,003 (p<0,05). Simpulan: 32,4% ibu mengalami anemia selama hamil, dimana 45,5% mengalami perdarahan postpartum. Terdapat hubungan antara anemia dalam kehamilan dengan perdarahan postpartum karena atonia uteri. Saran: Melalui penelitian ini peneliti menyarankan supaya peneliti berikutnya mencari sampel yang lebih besar dan melakukan pengukuran jumlah perdarahan setelah alas diganti agar hasil lebih akurat. Kata Kunci: Anemia dalam kehamilan, perdarahan postpartum.

 

BAB II

DESKRIPSI ARTIKEL

 

A.  DESKRIPSI UMUM

Jurnal yang ditelaah kali ini berjudul “Hubungan Anemia dalam Kehamilan dengan Perdarahan Postpartum karena Aatonia Uteri di RSUD Wonogiri” yang disusun oleh Ayu Wuryanti, NIM R1109006 dari  DIV Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta  tahun 2010.

Jurnal dengan judul “Hubungan Anemia dalam Kehamilan dengan Perdarahan Postpartum karena Atonia Uteri di RSUD Wonogiri” dengan tahun penelitian 2010 mempunyai 50 halaman dalam format file PDF. Jurnal ini ditelaah oleh Dian Kusumawardani, NIM P 27224012 054 pada tanggal 28 Juni 2012.

B.  DESKRIPSI CONTENT

Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui hubungan antara anemia pada kehamilan dengan adanya perdarahan postpartum karena atonia uteri. Diharapkan dapat sebagai Dapat memberikan informasi mengenai hubungan antara anemia pada kehamilan dengan perdarahan postpartum karena atonia uteri, Memberikan informasi bagi masyarakat, khususnya ibu hamil mengenai pentingnya memeriksakan kadar Hb supaya bisa diketahui tingkat anemia ibu sehingga timbul ketaatan untuk mengkonsumsi tablet besi dan makanan bergizi, serta memberikan informasi kepada tenaga kesehatan, khususnya bidan mengenai bahaya anemia dalam kehamilan dan perdarahan postpartum, pemeriksaan deteksi anemia serta pemberian konseling mengenai persiapan menghadapi persalinan.

Hasil penelitian dari 34 ibu bersalin di RSUD Wonogiri didapatkan 11 ibu dengan anemia dalam kehamilan, 45,5% mengalami perdarahan postpartum karena atonia uteri dan 54,5% tidak perdarahan. Sedangkan ibu bersalin yang tidak mengalami anemia dalam kehamilan ada 23 ibu dengan 4,3% mengalami perdarahan postpartum karena atonia uteri dan 95,7% tidak mengalami perdarahan postpartum.

Hasil penelitian tersebut dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:

  1. Kadar Hb tertinggi 12,6 gr% dan kadar Hb terendah 7,8 gr%
  2. Terdapat 32,4% ibu mengalami anemia selama hamil.
  3. Ibu yang anemia selama hamil, 45,5% mengalami perdarahan postpartum.
  4. Terdapat hubungan antara anemia dalam kehamilan dengan perdarahan postpartum.

 

BAB III

TELAAH ARTIKEL

 

Penelitian yang dilakukan oleh Ayu Wuryanti memiliki fokus penelitian pada anemia dalam kehamilan dan pengaruhnya pada kejadian perdarahan postpartum karena atonia uteri. Menurut WHO, 40% kematian ibu di negara berkembang berkaitan dengan anemia dalam kehamilan (Manuaba, 2001). Frekuensi ibu hamil dengan anemia di Indonesia relatif tinggi yaitu 63,5%. Anemia dalam kehamilan adalah kondisi ibu dengan kadar haemoglobin (Hb) dibawah 11 gr% pada trimester I dan III atau kadar < 10,5 gr% pada trimester II (Saifuddin, 2002). Anemia pada ibu hamil disebabkan oleh kekurangan zat besi, kekurangan asam folat, infeksi dan kelainan darah. Anemia dalam kehamilan dapat berpengaruh buruk terutama saat kehamilan, persalinan dan nifas. Berdasarkan uraian latar belakang di atas maka masalah dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut: ”apakah ada hubungan antara anemia pada kehamilan dengan perdarahan postpartum karena atonia uteri?”

Penulis menggunakan sistematika penulisan yang terdiri dari bab I pendahuluan berisi latar belakang, rumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian. Bab II tinjauan pustaka berisi landasan teori, kerangka pikir, dan hipotesis. Bab III metode penelitian berisi design penelitian, lokasi penelitian, subyek penelitian, teknik sampling, variabel penelitian, definisi operasional variabel penelitian, instrumen penelitian, rancangan penelitian, analisa penelitian. Bab IV hasil penelitian berisi deskripsi data penelitian dan hasil uji penelitian. Bab V pembahasan berisi deskripsi hasil penelitian, hubungan antara anemia dalam kehamilan dengan perdarahan postpartum karena atonia uteri, dan keterbatasan penelitian. Bab VI penutup berisi kesimpulan dan saran, kemudian ditutup dengan daftar pustaka yang berisi sumber-sumber referensi dalam penelitian.

Ayu Wuryanti dengan tulisan berjudul “Hubungan Antara Anemia dalam Kehamilan dengan Perdarahan Postpartum karena Atoni Uteri di RSUD Wonogiri” menulis abstrak penelitian dengan susunan yang sudah sesuai dengan sistematika penulisan tulisan ilmiah. Masalah dan tujuan penelitian bisa membantu pembaca dalam menghubungankan antara anemia dalam kehamilan dengan perdarahan postpartum karena atonia uteri.

Penggunaan literatur yang berbagai macam mampu membantu mengarahkan teori-teori yang mampu menjawab pertanyaan dalam masalah penelitian. Perumusan hipotesis penelitian sudah sesuai dengan masalah yang akan diteliti dalam penelitian. Pengambilan populasi dan sampel penelitian memilih di RSUD Wonogiri sebagai instansi pemerintah yang menjadi rujukan penanganan anemia dalam kehamilan dan apabila terjadi perdarahan postpartum.

Pertimbangan etik dalam penelitian tidak ditulis dalam jurnal yang menyebabkan pembaca tidak mengetahui pertimbangan etik yang dilakukan oleh penulis. Dalam penelitian perlu untuk menuliskan pertimbangan etik sebagai peneliti untuk menjaga kerahasiaan responden.

Definisi operasional, metode penelitian yang digunakan, data dan analisa data sudah sesuai dengan jenis penelitian yang dilakukan. Hasil penelitian juga sudah menerangkan hasil dari penelitian atau pengambilan data yang dilakukan oleh peneliti di lokasi penelitian.

Pembahasan hasil penelitian sudah dituliskan oleh penulis dengan jelas berdasarkan data yang diperoleh saat pengambilan data penelitian sehingga pembaca jurnal bisa mengetahui dengan pasti hasil penelitian yang sudah dilakukan. Kesimpulan dan saran dari penelitian juga membantu pembaca jurnal untuk menyimpulkan hasil penelitian dan membantu penelitian selanjutnya yang memunyai fokus penelitian yang sama dengan penelitian ini untuk meminimalkan kekurangan yang terjadi pada penelitian ini. Daftar pustaka juga sudah sesuai dengan litratur-literatur yang digunakan enulis dalam penyusunan penelitian.

BAB IV

PENUTUP

 

A.  KESIMPULAN

Penelitian mengenai anemia dalam kehamilan dan hubungannya dengan perdarahan postpartum karena atonia uteri belum banyak dilakukan mengingat merupakan hal terhitung sulit untuk dideteksi karena postpartum identik dengan perdarahan, baik itu karena atonia uteri maupun sebab-sebab perdarahan lainnya. Dari literatur tersebut dapat disimpulkan bahwa ada berbagai manfaat yang bisa diperoleh dari pengkajian hubungan anemia dalam kehamilan dengan perdarahan postpartum yang disebabkan oleh atonia uteri seperti mengetahui pentingnya pengkajian anemia dalam kehamilan sejak dini karena anemia merupakan resiko tinggi dari ibu hamil dan berperan penting dalam resiko kematian maternal.

Penelitian Ilmiah Ayu Wuryanti (2010) dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara anemia dalam kehamilan dengan perdarahan postpartum karena atonia uteri. Anemia menjadi salah satu pemicu terjadinya atonia uteri, karena jumlah oksigen yang diikat dalam darah kurang. Sehingga jumlah oksigen yang dikirim ke uterus pun kurang. Hal ini menyebabkan otot-otot uterus tidak berkontraksi dengan adekuat sehingga timbul atonia uteri yang mengakibatkan perdarahan postpartum.

B.  SARAN

Jurnal dometik yang ditulis oleh Ayu Wuryanti dengan judul “Hubungan antara nemia dalam Kehamilan dengan Perdarahan Postpartum karena Atonia Uteri di RSUD Wonogiri” dapat memberikan wacana bagi pembaca untuk lebih memperhatikan bahaya dari anemia yang terjadi dalam kehamilan, dan bagi provider atau bidan bisa lebih mendeteksi dini anemia dalam kehamilan dengan melakukan pemeriksaan kadar Hb sesuai dengan standar asuhan antenatal serta memberikan teblet Fe kepada ibu hamil untuk meningkatkan kadar Hb ibu hamil yang disertai pendidikan kesehatan mengenai cara minum tablet Fe yang benar untuk mencegah terjadinya anemia dan menurunkan angka kematian maternal.

 

 

DAFTAR PUSTAKA

Wuryanti, Ayu. 2010. Hubungan antara Anemia dalam Kehamilan dengan Perdarahan Postpartum karena Atonia Uteri. At : http://eprints.uns.ac.id/107/1/167420309201012551.pdf

One response »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s