Kacang Hijau dan Kehamilan

Standar

A.    KASUS

Ibu-ibu hamil di Indonesia masih mempercayai mitos-mitos yang berkembang di masyarakat. Salah satu mitos tersebut menganjurkan ibu hamil banyak mengkonsumsi kacang hijau dalam bentuk apa pun, misal air rebusan kacang hijau atau bubur kacang hijau, apabila menginginkan rambut bayinya lebat saat dilahirkan.

Ny.P (23 tahun) yang hamil untuk pertama kalinya mempercayai mitos konsumsi kacang hijau saat hamil dapat melebatkan rambut bayi, sehingga Ny.P rutin mengkonsumsi bubur kacang hijau di pagi hari, terutama di trimester pertama kehamilannya. Saat melahirkan, bayi Ny.P memiliki rambut hitam dan tebal. Ny.P semakin mempercayai mitos kacang hijau melebatkan rambut bayinya adalah benar.

B.     LATAR BELAKANG

Kacang hijau sering kali di buat untuk aneka makananm seperti kue, bubur dan lain sebagainya. Dan pastinya sebagian besar dari Anda juga pernah mencicipi makanan ataupun jajanan dengan bahan kacang hijau ini. Selain enak buat makanan kacang hijau juga memiliki banyak manfaat. Zat zat yang terkandung di dalam kacang hijau di percaya memiliki khasiat untuk kesehatan badan manusia karena Kacang hijau memiliki kandungan protein yang cukup tinggi dan merupakan sumber mineral penting, antara lain kalsium dan fosfor. Sedangkan kandungan lemaknya merupakan asam lemak tak jenuh.

Pada saat hamil, kebutuhan gizi meningkat, karena proses pertumbuhan janin dan persiapan menyusui ketika bayi lahir. Namun, bukan berarti ibu harus melipatgandakan makanan dari biasanya. Hal utama bukan kuantitasnya, tapi kualitas dari makanan tersebut. Banyak mengkonsumsi kacang hijau merupakan alternatif baik untuk ibu hamil karena dalam kacang hijau mengandung protein, lemak, vitamin B, vitamin E, zat besi, dan serat.

Sedangkan di Indonesia berkembang kepercayaan atau mitos mengenai kacang hijau dan kehamilan. Masyarakat banyak yang percaya bahwa dengan meminum air rebusan kacang hijau, diyakini dapat membuat rambut bayi nantinya akan menjadi lebat.

C. TEORI

1.      Kacang Hijau

Kacang hijau atau dalam bahasa latin disebut Phaseolus aureus adalah sejenis tanaman budidaya dan palawija yang dikenal luas di daerah tropika. Kacang hijau merupakan salah satu bahan makanan terpopuler di indonesia. Kacang hijau termasuk suku polong-polongan (Fabaceae) ini memiliki banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari sebagai sumber bahan pangan berprotein nabati tinggi. Kacang hijau merupakan makanan yang memiliki kandungan gizi dan kandungan yang sangat baik untuk kesehatan.

Kacang hijau merupakan sumber protein nabati dengan kadar protein yang tinggi. Kacang hijau mengandung protein sebanyak 24%, sehingga alternatif terbaik untuk memperoleh protein selain dari ikan adalah dari kacang-kacangan, termasuk kacang hijau.

Selain itu, kacang hijau juga mengandung mineral fosfor, kalsium, vitamin (A, B1, dan C), serta beberapa mineral yang penting bagi tubuh. Kelebihan kacang hijau adalah kecambahnya (tauge) mengandung vitamin E yang tidak ditemukan pada kacang tanah dan kedelai.

a. Kandungan Kacang Hijau

Menurut Ir I.G.A. Ari Agung M., dosen Program Studi Teknologi Pangan dan Gizi Universitas 17 Agustus (Untag) Surabaya, kandungan gizi yang terdapat dalam 110 gram kacang hijau antara lain, 345 kalori, 22,2 gram protein, 1,2 gram lemak, dan sisanya berupa vitamin A, B1, 1,157 IU, mineral fosfor, zat besi, dan mangan

b. Manfaat Kacang Hijau

Manfaat kacang hijau dikenal dapat membuat otak lebih cerdas dan mudah dalam berfikir. Hal ini tidak lain adalah berkat kandungan protein yang tinggi dalam kacang hijau tersebut.

Manfaat Kacang Hijau Bagi Kesehatan

i.          Kacang hijau dapat memperkuat tulang. Kacang hijau mengandung fosfor dan kalsium yang sangat bermanfaat dalam pertumbuhan dan memperkuat tulang. Selain itu, kandungan protein kacang hijau juga sangat tinggi (sekitar 24%).

ii.          Kacang hijau sangat baik bagi kesehatan Jantung. Kandungan lemak tak jenuh dalam kacang hijau aman untuk di konsumsi dan bermanfaat bagi kesehatan jantung. Karena lemaknya merupakan lemak tak jenuh, bagi Anda yang memiliki masalah dengan berat badan tidak perlu khawatir untuk mengonsumsi kacang hijau.

iii.          Kacang hijau dapat membantu penyerapan protein, mencegah kanker, beri-beri, hingga meningkatkan kinerja syaraf. Hal ini karena dalam kacang hijau memiliki kandungan vitamin B1 dan vitamin B2 yang cukup.

iv.          kacang hijau bisa menurunkan demam. Bahkan menurut hasil penelitian, kacang hijau adalah penurun demam terbaik bila dibandingkan dengan ramuan tradisional lainnya.

Selain kacangnya, kecambah kacang hijau juga punya manfaat tak kalah penting. Pada saat proses perkecambahan, terjadi hidrolisis karbohidart, protein dan lemak menjadi senyawa-senyawa yang lebih sederhana sehingga mudah dicerna. Selama perkecambahan, terjadi peningkatan jumlah protein, sedangkan kadar lemaknya mengalami penurunan. Peningkatan pada vitamin B1 (thiamin), B2 (riboflavin), B3 (niasin), piridoksin, dan biotin, juga terjadi selama proses perkecambahan. Proses perkecambahan juga meningkatkan kandungan vitamin E (tokoferol) secara nyata.

Manfaat kecambah kacang hijau antara lain :

i.          Antioksidan kecambah membantu memperlambat proses penuaan

ii.          Mencegah penyebaran sel kanker

iii.          Kandungan vitamin E-nya membantu meningkatkan kesuburan

iv.          Sangat baik untuk menjaga keasaman asam lambung

v.          Melancarkan pencernaan

vi.          Meremajakan dan menghaluskan kulit

vii.          Menghilangkan noda-noda hitam pada wajah

viii.          Menyembuhkan jerawat

ix.          Menyuburkan rambut

x.          Melangsingkan tubuh

Manfaat Kacang Hijau Untuk Ibu Hamil

Selain baik bagi kesehatan dan mencegah dari beberapa macam penyakit. Mandaat kacang hijau juga sangat baik untuk Ibu Hamil. Kacang hijau mengandung asam folat yang penting untuk ibu hamil. Ibu hamil dapat mengonsumsi kacang hijau sejak awal kehamilan atau sebelum hamil. Khasiat yang terkandung dalam asam folat sangat baik bagi perkembangan saraf pada bayi dalam kandungan.

Manfaat kacang hijau yang mengandung asam folat ini juga dapat menghindarkan dari terjadinya bayi kelainan jantung, bibir sumbing, dan berbagai kecacatan lainnya. Selain itu Asam folat juga dapat meningkatkan kecerdasan bayi.

Selain itu, dr. Ida Gunawan, MS, SpGK  juga mengatakan bahwa kacang hijau adalah makanan dan diet sehat bagi ibu hamil, karena dalam 100 gram kacang hijau terkandung energi (327 kkal), protein (16,1 gr), lemak (0,8 gr), karbohidrat (64,2 gr), serat (3,7 gr), vitamin B1 (0,72 mg), vitamin B2 (0,45 mg), vitamin C (3,0 mg), kalsium (108 mg), fosfor (327 mg), zat besi (5,5 mg), magnesium (161 mg), tembaga (0,82 mg) dan seng (3,3 mg).

2.      Kebutuhan Gizi Ibu Hamil

Pada saat hamil, kebutuhan gizi meningkat, karena proses pertumbuhan janin dan persiapan menyusui ketika bayi lahir. Namun, bukan berarti ibu harus melipatgandakan makanan dari biasanya. Hal utama bukan kuantitasnya, tapi kualitas dari makanan tersebut. Oleh sebab itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan berkaitan dengan pola makan yang baik selama hami.

  1. Mengonsumsi daging, ikan, ayam, telur, keju, dan kacang-kacangan setiap hari.
    Makanan ini kaya akan zat gizi, terutama protein. Karena ibu hamil mengalami peningkatan kebutuhan protein, mengonsumsi makanan tersebut setiap hari selama kehamilan sangat dianjurkan. Variasikan bahan makanan tersebut agar ibu merasa bosan.
  2. Upayakan mengonsumsi susu dan produk olahan susu setiap hari.
    Makanan dan minuman seperti susu, keju, dan yoghurt kaya zat gizi penting (seperti kalsium) dan zat gizi lain yang dibutuhkan dalam perkembangan janin. Jika memungkinkan, pilihlah produk olahan susu yang dikhususkan bagi ibu hamil karena banyak menyediakan vitamin dan mineral penting. Untuk memenuhi kebutuhan gizi janin, konsumsilah dua hingga tiga sajian produk olahan susu setiap hari.
  3. Perbanyak makan sayur dan buah.

Sayur dan buah merupakan sumber vitamin dan mineral. Berarti, dengan mengonsumsi sayur dan buah lebih banyak akan memberikan asupan vitamin dan mineral lebih banyak juga untuk memenuhi kebutuhan gizi janin dan ibu. Selain itu, serat yang tinggi dalam sayur dan buah dapat membantu melancarkan proses pencernaan dan mencegah sembelit. Makanan yang merupakan sumber vitamin C, seperti jeruk, tomat, brokoli, dan kentang sangat dibutuhkan ibu hamil. Beberapa jus yang tersedia di pasaran juga mengandung vitamin C dalam jumlah tinggi sehingga boleh dikonsumsi ibu hamil. Vitamin C ini sangat diperlukan tubuh untuk menyerap zat besi dengan lebih baik. Zat besi yang tercukupi akan mencegah ibu dari anemia atau kurang darah selama kehamilan.

a. Pastikan kebutuhan zat besi tercukupi.

Daging, sayuran berdaun hijau, buah-buahan kering, dan kacang-kacangan merupakan bahan makanan sumber zat besi. Apabila ibu yang sedang hamil kurang mengonsumsi makanan sumber zat besi, ibu tidak perlu takut kekurangan zat besi. Pasalnya, beberapa produk makanan seperti susu dan sereal sudah ada yang difortifikasikan (diperkaya) dengan zat besi. Mengonsumsi zat besi dalam jumlah cukup sangat dianjurkan bagi ibu hamil. Jika kekurangan zat besi, ibu hamil akan mudah letih dan mungkin menderita anemia. Apabila hal ini terjadi, ibu memerlukan suplemen zat besi.

b. Pastikan kebutuhan kalsium tercukupi.

Produk olahan susu seperti keju, susu skim, dan yoghurt merupakan makanan kaya akan kalsium. Selain itu, kita dapat meningkatkan asupan kalsium dari ikan sarden, roti, dan sayuran berdaun hijau. Ibu hamil dianjurkan untuk mengonsumsi makanan tersebut setiap hari karena kalsium penting untuk pertumbuhan tulang dan gigi.

Ada juga beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari selama kehamilan karena makanan tersebut dapat menyebabkan infeksi-infeksi seperti; salmonella,toksoplasmosis,listeria, E.coli, yang dapat membahayakan bayi dalam kandungan.

a. Jangan makan daging mentah (sushi) atau yang dimasak kurang matang, karena mengandung Toksoplasmosis sebuah parasit yang dapat menyebabkan infeksi serius pada janin anda dan juga E.coli, yang berbahaya bagi ibu hamil dan janin.

b. Toksoplasmosis terdapat pada sayuran yang tidak dicuci dengan baik, oleh karena itu bersihkan sayuran anda dengan baik, apalagi untuk salad atau lalapan yang dimakan mentah. Hindari juga kotoran kucing atau bermain-main dengan kucing selama kehamilan karena mengandung toksoplasmosis.

c. Jangan makan daging ayam dan telur yang dimasak kurang matang atau mentah, hindari makan hati ayam/daging yang mungkin sumber dari salmonella, yang dapat menyebabkan diare yang berat pada ibu hamil. Juga diperhatikan piring, alat-alat masakan yang terkena daging ayam mentah ini untuk dicuci.

d. Ikan tuna steak, ikan sea bass, shark, atau ikan-ikan berukuran besar yang diketahui mengandung tingkat mercuri yang tinggi yang dapat menyebabkan kerusakan saraf jika dimakan dalam jumlah besar. FDA rekomendasi ikan tuna dan ikan ukuran besar ini sebatas 12 ons perminggu

e. Keju lunak seperti brie dan camembert, blueveined cheese juga keju dari susu kambing dan domba, serta jangan minum susu yang tidak di pasteurisasi. Semua produk ini mempunyai resiko membawa listeria. Listeria tipe bakteri yang mampu menembus plasenta dan menyebabkan infeksi janin, pada dewasa tidak ada gejala atau seperti flu. Listeria dapat menyebabkan keguguran,kelahiran premature, dan keracunan dalam darah. Sebaiknya hindari makanan jenis ini sampai melahirkan bayi anda.

f. Jangan minum yang mengandung alkohol dapat menyebabkan kelainan perkembangan pada janin ada juga problem emosional pada bayi.

g. Minuman yang mengandung cafein seperti kopi, teh sebaiknya di hindari atau dibatasi karena kopi dapat memperngaruhi berat badan rendah pada bayi, keguguran dan juga cafein mengurangi penyerapan zat besi.

3.      Rambut

Rambut adalah sesuatu yang keluar dari dalam kulit dan kulit kepala, rambut tidak mempunyai syaraf perasa, sehingga rambut tidak terasa sakit kalau dipangkas. Dengan adanya rambut, selain berfungsi sebagai mahkota, juga berfungsi sebagai pelindung kepala dari panas terik matahari, cuaca dingin.

Merawat  rambut dengan shampoo dan conditioner saja mungkin belum cukup untuk mendapatkan mahkota kepala yang benar-benar sehat dan indah. Jika ingin memperoleh rambut yang segar, sehat dan tampak berkilau, patut memperhitungkan asupan gizi. Artinya jangan terlalu terpaku dengan perawatan luar, namun mulailah dengan perawatan dari dalam melalui makanan bergizi.

Menurut salah seorang ahli diet asal Chicago, Dawn Jackson Blatner, RD,  rambut tumbuh 1/4 hingga 1/2 inci setiap bulannya.  Untuk tumbuh normal, bahan dasar seluruh rambut baru, kulit, dan kuku adalah nutrisi yang kita makan.

Blatner mengungkapkan bahwa jika kita makan makanan sehat, sel-sel tubuh akan tumbuh lebih kuat dan sehat, baik di dalam maupun di luar.

Intake nutrisi yang tepat dapat mempengaruhi kondisi rambut dan kulit kepala. Konsumsi nutrisi yang dibutuhkan untuk kesehatan rambut yaitu makanan yang mengandung vitamin A, B6, B12, C, asam folat, protein, zat besi, dan zinc.

a. Vitamin A

Intake vitamin A yang cukup dapat membantu proses pertumbuhan rambut dan kesehatan jaringan kulit diseluruh tubuh termasuk rambut dan kulit kepala.

b. Vitamin B6, B12 dan asam folat

Ketiga vitamin ini penting untuk pembentukan sel darah merah dan haemoglobin (komponen sel darah merah yang mengangkut oksigen).kondisi rambut dan kulit kepala yang sehat tergantung pada suplai oksigen darah yang cukup.

c. Vitamin C

Vitamin C adalah komponen esensial bagi tubuh untuk memproduksi kolagen, yaitu suatu jaringan ikat yang diperlukan bagi kulit diseluruh tubuh termasuk kulit kepala dan rambut. Kolagen yang cukup penting bagi kekenyalan dan kekuatan kulit.

d. Protein

Protein diperlukan oleh setiap sel tubuh, termasuk sel-sel pertumbuhan rambut. Tanpa intake protein yang cukup, tubuh tidak dapat memproduksi sel-sel rambut baru untuk menggantikan yang telah hilang. Protein yang dikonsumsi harus mencakup 9 macam asam amino esensial yang diperlukan tubuh secara optimal.

e. Zat Besi

Zat besi berfungsi sebagai pembawa suplai oksigen pada haemoglobin sel darah merah, kekurangan zat besi dapat menimbulkan suatu kondisi yang disebut anemia dan salah satu manifestasinya adalah kerontokan rambut dan rambut yang mudah patah.

f. Zinc

Zinc adalah suatu komponen mineral yang diperlukan bagi replikasi sel-sel tubuh serta pertumbuhan dan perbaikan jaringan yang rusak. Zinc juga berfungsi untuk memelihara kesehatan jaringan kelenjar minyak pada folikel rambut.

g. Air

Konsumsi air 8 gelas sehari tidak hanya baik untuk tubuh tapi juga bagi rambut. Air memberi kelembapan yang cukup bagi rambut sehingga terlihat lembut dan bersinar. Setiap sel dan sistem dalam tubuh kita memerlukan air agar dapat bekerja dengan optimal untuk memelihara kesehatan seluruh tubuh termasuk rambut dan kulit kepala.

D. ANALISIS

Ada beberapa orang yang berpendapat bahwa ketebalan rambut bayi dipengaruhi oleh keturunan atau genetik dari orang tuanya. Apabila rambut orang tua lebat, maka rambut bayinya juga lebat. Berlaku pula sebaliknya, apabila rambut orang tua tipis, maka rambut bayi juga akan tipis. Tidak ada pengaruh kacang hijau dalam pembentukan rambut. Selain faktor keturunan, jika gizi janin tercukupi, rambut bisa bagus.

Menurut dr. Ida Gunawan, MS, SpGK (Ayahbunda, ed. 11/2009) anjuran untuk banyak mengonsumsi kacang hijau bagi ibu hamil dan dapat menyebabkan bayi berambut lebat adalah benar. Beliau mengatakan bahwa kacang hijau mengandung hampir semua zat nutrisi yang dibutuhkan untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan folikel-folikel rambut. Khususnya vitamin B, serta beberapa zat mineral seperti kalsium (Ca), fosfor (P), kalium (K) dan seng (Zn).

Vitamin H atau biotin adalah salah satu vitamin B kompleks yang membantu tubuh untuk mengubah karbohidrat menjadi glukosa untuk bahan bakar tubuh. Zinc, mineral penting yang terlibat dalam berbagai aspek metabolisme seluler. Ini juga mendukung pertumbuhan dan perkembangan rambut bayi selama kehamilan, masa kanak-kanak dan remaja.

Kacang hijau mengandung mineral, fosfor, kalsium, vitamin (A, B1, dan C), serta beberapa mineral yang penting bagi tubuh. Kandungan kacang hijau seperti protein, vitamin A, vitamin C, dan zat besi membantu pertumbuhan dan perkembangan folikel-folikel rambut,sehingga jika ibu hamil mengkonsumsi kacang hijau, maka janin dalam kandungannya juga mendapatkan nutrisi yang terkandung dalam kacang hijau dan akan merangsang pertumbuhan rambutnya sejak dalam kandungan karena gizi janin tercukupi.

Benarlah mitos yang mengatakan bahwa konsumsi kacang hijau saat hamil dapat melebatkan rambut bayi yang dilahirkan karena kandungan nutrisi kacang hijau yang mampu merangsang pertumbuhan folikel-folikel rambut, bahkan sejak dalam kandungan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s