Gizi Ibu Nifas

Standar

Ibu nifas memerlukan nutrisi dan cairan untuk pemulihan kondisi kesehatan setelah melahirkan, cadangan tenaga serta untuk memenuhi produksi ASI, kesehatan yang optimum.

Permasalahan yang mungkin muncul akibat kekurangan nutrisi pada ibu nifas antara lain :

  1. menghambat pemulihan tubuh pasca persalinan
  2. kelelahan dan gangguan kesehatan
  3. berkurangnya produksi asi

Ibu nifas dianjurkan untuk memenuhi kebutuhan akan gizi sebagai berikut:

  1. Mengkonsumsi makanan tambahan, kurang lebih 500 kalori tiap hari
  2. Makan dengan diet gizi seimbang untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat, protein, lemak, vitamin dna mineral.
  3. Minum sedikitnya 3 liter setiap hari
  4. Mengkonsumsi tablet besi selama 40 hari post partum
  5. Mengkonsumsi vitamin A 200.000 intra unit

Zat-zat yang dibutuhkan ibu pasca persalinan antara lain:

  • Karbohidrat

Karbohidrat mempunyai manfaat sebagai sumber energi yang dapat diperoleh dari sumber makanan padi-padian (gandum dan beras) atau serealia, umbi-umbian (kentang, singkong, ubi jalar), jagung, kacang-kacangan dan gula. Kebutuhan karbohidrat sebanyak 60-70% dari total kalori.

  • Protein

Protein membantu dalam penyembuhan jaringan dan produksi asi. Sumber protein antara lain daging sapi, ayam atau ikan, telur, susu, tempe dan kacang-kacangan. Kebutuhan protein sebanyak 10-20% dari total kalori.

  • Lemak

Lemak membantu perkembangan otak bayi dan retina mata. Sumbernya antara lain minyak jagung, ikan. Kebutuhan lemak sebanyak 20-30% dari total kalori.

  • Serat

Serat dapat mempermudah ekskresi dan meningkatkan kekuatan otot serta penambahan cairan tubuh. Sumber serat antara lain sayur dan buah-buahan. Kebutuhan serat sebanyak 29 mg per hari.

  • Zat besi

Zat besi dapat mencegah anemia dan meningkatkan daya tahan tubuh. Sumber zat besi antara lain hati, telur, sumsum tulang dan sayuran hijau. Kebutuhan zat besi sebanyak 28 mg per hari.

  • Iodium

Iodium dapat meningkatkan pertumbuhan fisik dan mental. Sumber iodium yaitu garam beriodium. Kebutuhan iodium sebanyak 200 mg per hari.

  • Vitamin C dan A

Vitamin digunakan untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh, produksi asi. Sumber vitamin A antara lain hati, sayuran hijau tua dan kuning. Sumber vitamin C antara lain buah-buahan atau sayuran berwarna hijau kuning. Kebutuhan vitamin C sebanyak 85 mg per hari. Vitamin A sebanyak 850 mg per hari.

  • Kebutuhan Cairan

Cairan digunakan untuk mencegah dehidrasi dan diproduksi menjadi asi. Kebutuhan cairan sebanyak 2,5-3 L per hari.

  • Kebutuhan Kalori

Ibu memerlukan peningkatan kalori untuk memenuhi kebutuhan ibu dan produksi ASI. Kebutuhan kalori sebanyak 2900 kalori, dapat dibagi menjadi tiga porsi yaitu makan pagi, siang, sore dan selingan.

 

Kerugian ibu apabila berpantang makanan tertentu adalah kemungkinan makanan yang dipantang justru mengandung zat-zat gizi yang dibutuhkan oleh ibu, misal telur, ikan, dll.

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s